April 27, 2021

"Indahnya Sepakbola" – Laga Dihentikan, Bek Leicester City Wesley Fofana Buka Puasa

Bek Leicester City Wesley Fofana mengaku bersyukur bisa mendapatkan perlakuan khusus sehingga ia bisa berbuka puasa di tengah pertandingan melawan Crystal Palace, Selasa (28/4) dini hari WIB.

Seperti diketahui, Fofana adalah seorang Muslim yang taat dan ikut menjalankan ibadah Ramadan dengan berpuasa di tengah tuntutan profesinya sebagai pesepakbola.

Pertandingan antara Leicester dan Palace itu sendiri berjalan sebelum matahari terbenam. Fofana, yang tampil starter, masih harus berpuasa ketika laga berlangsung.

Menairknya, ketika jam berbuka puasa tiba, pertandingan ini dihentikan sejenak di menit ke-30. Kiper Palace Vicente Guaita terlihat menunda dalam melepaskan tendangan gawang.

Fofana dan pemain Muslim lain, yakni bek Palace Cheikhou Kouyate, kemudian diizinkan untuk menepi ke lapangan untuk berbuka puasa dengan minum dan meneguk cairan energi.

Sebelum kick-off, kedua kapten tim telah sepakat bahwa pertandingan akan dihentikan di jam berbuka puasa. Momen tersebut diyakini merupakan pertama kalinya partai Liga Primer Inggris dihentikan untuk memberikan kesempatan berbuka puasa kepada para pemain.

Lewat akun Twitter miliknya, Fofana pun merasa tersentuh dengan momen ini.

“Hanya ingin perterima kasih kepada Premier League, Crystal Palace, Vicente Guaita dan semua pemain The Foxes yang telah mengizinkan saya berbuka puas amalam ini di tengah pertandingan. Itulah yang membuat sepakbola indah,” tulis Fofana.

Sebelumnya, sikap toleransi serupa sudah ditunjukkan Brendan Rodgers ketika manajer Leicester itu menarik keluar Fofana di menit ke-60 pekan lalu di laga melawan West Browich Albion, tepat sebelum ia berbuka puasa.

“Dia luar biasa. Dia belum makan atau minum sepanjang hari tapi masih bisa tampil di level ini. Idenya adalah menariknya keluar sehingga dia bisa berbuka puasa di bangku cadangan, dan sedikit melindunginya. Saya pernah bekerja dengan banyak pemain yang mengabdikan hidup pada keyakinan mereka dan itu bisa memberi mereka kekuatan,” kata Rodgers.

Kali ini, bek 20 tahun itu bisa bermain selama 90 menit untuk membantu Leicester menang 2-1, sebuah hasil yang mendongkrak peluang The Foxes untuk lolos ke Liga Champions musim depan.